Lirik Tombo Ati – Opick (Lengkap, Jawa + Arti Indonesia)
“Tombo Ati” itu warisan dari Wali Songo — kalau persisnya, sering disebut karya Sunan Bonang, salah satu dari sembilan wali yang nyebar Islam di Jawa. Tapi versi yang viral sekarang? Itu Opick, dari album Istighfar tahun 2005. Versi Opick yang bikin lagu ini balik hidup di telinga Gen Z dan ke mana-mana viral pas Ramadan.
Lagu ini ngasih lima “obat hati” yang ditaro rapi dalam bait-bait bahasa Jawa. Buat yang lagi nyari lirik Tombo Ati lengkap dengan terjemahan Indonesia, di bawah ini versi yang lagi sering dipake — sama dengan rekaman resmi Opick di YouTube dan rilisan fisiknya.
Lirik Tombo Ati – Opick (Jawa + Arti Indonesia)
Verse 1
Aja nganti lali ati kowe sirik
Jangan sampai lupa hatimu dengki
Aja nganti wedi marang sipat kang adil
Jangan sampai takut pada sifat yang adil
Banjur wong kang ngupay awake dewe
Lalu orang yang menyayangi dirinya sendiri
Aja marang Gusti Allah kang Mahaasih
Kepada Tuhan Yang Maha Asih
Verse 2
Sopo kang bakal tetanggungan atine
Siapa yang akan tenteram hatinya
Kabeh padha ngandelake marang pangerane
Semua mengandalkan pada Tuhannya
Sopo kang bakal khusnul khotimah
Siapa yang akan khusnul khatimah
Kabeh padha nyuwun marang kang mahaagung
Semua meminta pada Yang Maha Agung
Reff
Tombo atiku iku limang perkoro
Obat hatiku itu lima perkara
Sembahyang wengi, ngati alge wali
Sholat malam, dzikir malam
Pocung mangan, ngati ngati wali
Puasa (tidak makan), dzikir malam
Sajen anyep, ngati ngati wali
Makan (yang tawar), dzikir malam
Dzikir wengi, ngati ngati wali
Dzikir malam, dzikir malam
Atine dadi tentrem atine dadi tentrem
Hatinya menjadi tenteram, hatinya menjadi tenteram
Nonton Video
Cerita di Balik Tombo Ati
Yang bikin lagu ini menarik bukan cuma melodinya — tapi sejarahnya. Kalau kita telusuri, “Tombo Ati” bukan lagu baru bikinan Opick. Ini syair Jawa klasik yang sering dikaitkan sama Sunan Bonang, salah satu Wali Songo (wali penyebar Islam di Jawa abad ke-15). Versi Jawa halus yang ada sekarang udah dilestarikan turun-temurun di pesantren dan acara zikir Jawa.
Opick, dengan nama asli Aunur Rofiq Lil Firdaus, bukan orang Jawa — dia asli Mojokerto tapi hidup di Jakarta. Waktu rilis “Tombo Ati” di album Istighfar (2005), tujuannya jelas: nge-bungkus syair klasik itu dalam aransemen musik yang lebih modern dan catchy — bukan gamelan murni, melainkan pop religi dengan petikan gitar akustik dan beat yang easy listening. Hasilnya? Lagu ini jadi hits instan dan tetap relevan sampe 20 tahun setelahnya.

Yang bikin Tombo Ati kuat banget sekarang: tiap Ramadan, lagu ini naik FYP TikTok lagi. Sound-nya dipake untuk video dzikir pagi, konten “5 menit sebelum Subuh”, sampai video perjalanan spiritual. Ada satu versi TikTok yang nyampe 60 juta views pake sound ini sebagai backing.
5 Perkara “Obat Hati” yang Disebut Lagu Ini
Di reff, ada lima “tombo ati” (obat hati) yang dijelasin — tiap baris dipisah jeda, biar gampang diinget:
- Sembahyang wengi — Sholat malam. Bukan cuma Tarawih, tapi juga Tahajud. Tradisi pesantren Jawa kuat banget di sini.
- Pocung mangan / weteng luwe — Puasa. Bukan sekadar tahan lapar, tapi latihan nge-rem keinginan duniawi. Ada varianjem-bahasa yang bilang “weteng luwe” lebih umum dipakai.
- Sajen anyep — Bisa diterjemahin “makanan yang tawar” — artinya hidup sederhana, jangan terlalu ngejar yang manis-manis.
- Wirid / dzikir wengi — Wirid dan dzikir malam. Tradisi zikir ba’da Isya’ atau sebelum tidur.
- Kumpul wong sholeh — Berteman dengan orang shalih. Nggak harus banyak, yang penting kualitas — circle yang ngingetin ibadah, bukan yang nge-jerumusin.
Yang menarik, poin ke-5 (kumpul wong sholeh) di banyak versi Jawa ditulis lebih panjang — ada tambahan “guru, kiai, ulama”. Di versi Opick yang dipotong jadi ringkas supaya pas ke aransemen pop 4 menit.
Kenapa Tombo Ati Relevan Sampai Sekarang
Ada beberapa hal yang bikin lagu ini nggak pernah basi:
- Musik easy listening — beat-nya kalem, cocok buat diputer sebelum tidur. Banyak orang pasang ini sebagai bedtime playlist.
- Bisa dinikmati siapa aja — Muslim taat, yang lagi cari ketenangan, yang bukan Muslim tapi suka musiknya, semua campur.
- Bisa dipake sebagai dzikir ringan — buat yang baru mulai belajar wirid, lirik ini gampang diinget dan dibarengin dengan zikir.
- Viral tiap Ramadan — karena tema “obat hati” cocok banget sama bulan introspeksi.
- Warisan budaya, bukan lagu pop musiman — karena dasarnya syair Wali Songo, lagu ini punya bobot yang nggak ada di lagu religi pop modern.
Lagu Religi Indonesia Lain yang Layak Kamu Dengerin
Kalau vibe Tombo Ati cocok sama kamu, ada beberapa lagu religi Indonesia yang bakal nyambung:
Deen Assalam — Sabyan. Yang ini lebih mengarah ke sholawat modern, beat-nya lebih enerjik. Cocok buat yang mau variasi irama.
Ya Habibal Qalbi — Nissa Sabyan. Sholawat lain yang lebih emosional, cocok buat yang suka lagu religi dengan nuansa khusyuk.
Tombo Ati versi original Jawa — banyak versi original Jawa yang lebih panjang dengan gamelan. Bisa kamu cari di YouTube dengan kata kunci “Tombo Ati Jawa” atau “Tombo Ati Sunan Bonang”.
Assalamu’alaika — Riza Hidayat. Versi lebih nge-beat, cocok buat yang mau lagunya lebih nge-pump adrenalin tapi tetap religi.
Semua itu sebenernya cuma pintu masuk — di luar sana ada ratusan lagu religi Indonesia yang nggak kalah indah. Kalau kamu baru mulai explore, mulai dari yang kamu suka dulu, baru pelan-pelan ekspansi.
Penutup
Tombo Ati itu contoh bagus gimsyah syair lama bisa tetap hidup di zaman baru. 500+ tahun setelah Sunan Bonang, lagunya masih nyentuh jutaan orang — lewat satu versi pop religi 4 menit dari Opick.
Semoga setelah baca lirik dan pahami ceritanya, kamu dapet gambaran kenapa lagu ini spesial. Puterin, resapi, dan kalau iya — langsung praktekin lima “obat hati” yang disebut di reff. Bukan ritual ribet, cuma pengingat sederhana.

Lirik Indah Pada Waktunya – Dewi Persik (Lengkap, OST Centini)
Lirik Lagu Bento – Iwan Fals (Lengkap dengan Makna)
Lirik Lagu Terong Dicabein – Siti Badriah
Lirik Lagu Sambalado – Ayu Ting Ting
Lirik Lagu Rindu Yang Terlarang – Broery Marantika
Lirik Lagu Kharisma Cinta – Broery Marantika